Program KUMA TawaangKUMA Tawaang Programmes
Manusia, tanah, kerja, dan pengetahuan dalam satu gerakan.People, land, work, and knowledge in one movement.
KUMA Tawaang adalah salah satu ruang belajar dan kerja dalam Universitas Adat Wuwuk. Perempuan Adat dan Pemuda Adat menjadi pelaku utama dalam kerja ekonomi komunitas, pangan, dokumentasi, dan pembelajaran antargenerasi.KUMA Tawaang is one of the learning and working spaces within Universitas Adat Wuwuk. Indigenous Women and Indigenous Youth are central actors in community economy, food systems, documentation, and intergenerational learning.
Cara membaca program KUMAHow to read KUMA's programmes
Tujuh bidang di bawah ini bukan kegiatan yang berdiri sendiri. Perempuan Adat dan Pemuda Adat bekerja melintasi sawah, kebun, peternakan, perikanan, ekonomi, buku, dokumentasi, dan Pendidikan Adat. KUMA menghubungkan semua ruang itu melalui Mapalus, Sumembong, Papendangan, kerja bersama, dan hubungan antargenerasi.The seven areas below do not operate separately. Indigenous Women and Indigenous Youth work across rice fields, gardens, livestock, fisheries, economy, books, documentation, and Indigenous education. KUMA connects these spaces through Mapalus, Sumembong, Papendangan, collective work, and intergenerational relationships.
01Perempuan AdatIndigenous Women
Pelaku utamaCentral actorsPerempuan Adat adalah bagian penting dari kerja KUMA dalam pangan, sawah dan kebun, ekonomi keluarga dan komunitas, pendidikan, bahasa, pengelolaan pengetahuan, serta pengambilan keputusan. Pengetahuan dan pengalaman Perempuan Adat tidak ditempatkan sebagai pelengkap program, tetapi sebagai bagian dari dasar kerja komunitas.Indigenous Women are central to KUMA's work in food systems, rice fields and gardens, household and community economies, education, language, knowledge stewardship, and decision-making. Their knowledge and experience are not treated as additions to programmes, but as part of the foundation of community work.
- Pangan lokal, benih, sawah, kebun, dan pengolahan hasil.Local food, seeds, rice fields, gardens, and harvest processing.
- Ekonomi keluarga dan kegiatan ekonomi komunitas.Household economies and community economic activities.
- Bahasa, pendidikan anak, dan pewarisan pengetahuan.Language, children's education, and knowledge transmission.
- Musyawarah, keputusan, dan kepemimpinan komunitas.Deliberation, decision-making, and community leadership.
02Pemuda AdatIndigenous Youth
Pelaku utamaCentral actorsPemuda Adat bekerja dalam pertanian, peternakan, perikanan, dokumentasi, media, teknologi, pendidikan, dan kegiatan ekonomi komunitas. KUMA menjadi ruang bagi Pemuda Adat untuk belajar dari generasi sebelumnya sekaligus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk membangun masa depan dari kampung.Indigenous Youth work in agriculture, livestock, fisheries, documentation, media, technology, education, and community economic activities. KUMA provides a space for youth to learn from previous generations while developing the knowledge and skills needed to build futures from the village.
- Pertanian, peternakan, perikanan, dan usaha komunitas.Agriculture, livestock, fisheries, and community enterprises.
- Film, fotografi, suara, desain, penulisan, dan dokumentasi.Film, photography, sound, design, writing, and documentation.
- Bahasa, Pendidikan Adat, dan pembelajaran antargenerasi.Language, Indigenous education, and intergenerational learning.
- Pengorganisasian dan regenerasi kepemimpinan komunitas.Organising and regeneration of community leadership.
03Sawah & Tanaman LokalRice Fields & Local Crops
PanganFoodKUMA melanjutkan pengelolaan sawah serta penanaman rica, jagung, sayuran, dan tanaman pangan lokal melalui kerja bersama. Sawah dan kebun bukan hanya ruang produksi, tetapi juga ruang belajar, pengetahuan, pangan, dan kemandirian kampung.KUMA continues rice-field management and the cultivation of chilli, maize, vegetables, and other local crops through collective work. Rice fields and gardens are not only production spaces, but also spaces of learning, knowledge, food, and village self-reliance.
- Pengelolaan sawah kolektif berbasis Mapalus.Collective rice-field management based on Mapalus.
- Rica, jagung, sayuran, benih, dan tanaman pangan lokal.Chilli, maize, vegetables, seeds, and local food crops.
- Menjaga keberagaman pangan dan pengetahuan pertanian.Protect food diversity and agricultural knowledge.
- Pembagian kerja dan hasil yang adil.Fair sharing of work and benefits.
04Peternakan & PerikananLivestock & Fisheries
Aset hidupLiving assetsPeternakan babi dan budidaya ikan air tawar dikelola sebagai aset hidup komunitas. Kegiatan ini menghubungkan pangan keluarga, pendapatan, modal komunitas, pengelolaan pakan, dan pemanfaatan hasil samping untuk kegiatan lain.Pig farming and freshwater fish cultivation are managed as living community assets. These activities connect household food, income, community capital, feed management, and the reuse of by-products in other activities.
- Pengembangan ternak dan ikan berbasis komunitas.Community-based livestock and fish cultivation.
- Sumber protein dan penguatan ketahanan pangan keluarga.Household protein sources and stronger food resilience.
- Pengelolaan kandang, kolam, dan pakan.Management of livestock housing, ponds, and feed.
- Penguatan pendapatan dan modal komunitas.Strengthening income and community capital.
05Ekonomi SirkularCircular Economy
EkonomiEconomyKUMA menghubungkan pertanian, peternakan, perikanan, pengolahan hasil, dan perdagangan kampung agar sumber daya dapat digunakan kembali dan nilai ekonomi lebih banyak berputar di dalam komunitas.KUMA connects agriculture, livestock, fisheries, harvest processing, and village trade so resources can be reused and more economic value can circulate within the community.
- Pupuk organik dari kotoran ternak dan hasil samping produksi.Organic fertiliser from livestock waste and production by-products.
- Pakan dari hasil samping pertanian.Feed from agricultural by-products.
- Pengolahan dan pemasaran hasil komunitas.Processing and marketing community products.
- Kios dan perdagangan kampung untuk menghubungkan produksi dan distribusi.Community kiosk and village trade linking production and distribution.
Buku & DokumentasiBooks & Documentation
PengetahuanKnowledgeKUMA mendokumentasikan pengetahuan Masyarakat Adat Wuwuk melalui buku, foto, film, suara, tulisan, arsip komunitas, dan bahan belajar. Proses ini dikerjakan bersama tetua, Perempuan Adat, Pemuda Adat, keluarga, dan pelaku pengetahuan agar komunitas menentukan sendiri apa yang dicatat dan bagaimana cerita disampaikan.KUMA documents Wuwuk Indigenous knowledge through books, photography, film, sound, writing, community archives, and learning materials. This work is carried out with elders, Indigenous Women, Indigenous Youth, families, and knowledge holders so the community determines what is documented and how stories are told.
- Buku untuk anak-anak dan bahan belajar Pendidikan Adat.Children's books and learning materials for Indigenous education.
- Dokumentasi bahasa, musim, pertanian, peternakan, pangan, budaya, dan kehidupan kampung.Documentation of language, seasons, farming, livestock, food, culture, and village life.
- Film, fotografi, suara, penulisan, desain, dan media komunitas.Film, photography, sound, writing, design, and community media.
- Arsip komunitas dan hak Masyarakat Adat menentukan representasinya sendiri.Community archives and the right of Indigenous Peoples to determine their own representation.
KUMA sebagai ruang Pendidikan AdatKUMA as a Space for Indigenous Education
PapendanganPapendanganSebagai salah satu ruang belajar dan kerja dalam Universitas Adat Wuwuk, KUMA sebagai ruang Pendidikan Adat melalui Papendangan: belajar dari praktik, wilayah adat, pekerjaan sehari-hari, hubungan antargenerasi, bahasa, pangan, dan pengetahuan yang hidup di komunitas.As one of the learning and working spaces within Universitas Adat Wuwuk, KUMA serves as a space for Indigenous education through Papendangan: learning from practice, customary territory, everyday work, intergenerational relationships, language, food, and living community knowledge.
- Tetua, Perempuan Adat, Pemuda Adat, anak-anak, dan keluarga belajar bersama.Elders, Indigenous Women, Indigenous Youth, children, and families learn together.
- Pembelajaran berbasis praktik, wilayah adat, bahasa, dan pengetahuan komunitas.Learning based on practice, customary territory, language, and community knowledge.
- Sawah, kebun, ternak, kolam, buku, film, dan kehidupan sehari-hari menjadi ruang belajar.Rice fields, gardens, livestock, ponds, books, film, and everyday life become learning spaces.
- Menghubungkan pembelajaran komunitas dengan keluarga dan sekolah formal tanpa memisahkannya dari kehidupan Masyarakat Adat.Connect community learning with families and formal schools without separating it from Indigenous life.
KemitraanPartnerships
Kolaborasi bukan program tersendiri, tetapi cara mendukung kerja komunitas.Collaboration is not a separate programme, but a way to support community work.
KUMA Tawaang terbuka bekerja sama dengan pihak yang menghormati hak Masyarakat Adat, keputusan komunitas, wilayah adat, pengetahuan, kedaulatan pangan, agroekologi, dan pembagian peran yang adil. Kemitraan harus memperkuat kerja yang ditentukan komunitas, bukan menggantikannya.KUMA Tawaang is open to collaboration with parties that respect Indigenous rights, community decisions, customary territory, knowledge, food sovereignty, agroecology, and fair roles. Partnerships should strengthen work determined by the community, not replace it.
Tanah dijaga. Pangan ditanam. Pengetahuan diwariskan. Kerja dibagi bersama.Land is protected. Food is grown. Knowledge is passed on. Work is shared.
KUMA Tawaang menghubungkan Perempuan Adat, Pemuda Adat, ekonomi komunitas, pangan, dokumentasi, dan Pendidikan Adat sebagai satu kerja Masyarakat Adat Wuwuk di dalam Universitas Adat Wuwuk.KUMA Tawaang connects Indigenous Women, Indigenous Youth, community economy, food systems, documentation, and Indigenous education as one collective effort of the Wuwuk Indigenous community within Universitas Adat Wuwuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar