Menjelang Pengucapan Syukur Minahasa Selatan pada Minggu, 12 Juli 2026, KUMA Tawaang memanen hasil usaha perikanan dan peternakan yang selama ini dirawat bersama.
Pengucapan Syukur merupakan perayaan tahunan masyarakat Minahasa sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas kehidupan dan hasil kerja. Pada hari itu, keluarga-keluarga membuka rumah untuk menerima saudara, kerabat, dan tamu yang datang. Makanan disiapkan untuk dinikmati bersama dalam suasana kekeluargaan.
Pada Jumat, 10 Juli 2026, KUMA Tawaang memanen ikan mas dan mujair.
Sehari kemudian, Sabtu subuh, 11 Juli 2026, kelompok memanen dua ekor babi. Babi tersebut dijual kepada warga dengan harga Rp80.000 per kilogram untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam menyiapkan makanan bagi perayaan Pengucapan Syukur.
Sesuai sistem pembagian KUMA Tawaang, hasil penjualan dibagi menjadi tiga bagian. Sebagian masuk ke kas KUMA untuk melanjutkan usaha, sebagian diberikan kepada penjaga babi, dan bagian lainnya diterima oleh anggota-anggota yang ikut merawat ternak hingga masa panen, termasuk si pejaga babi.
Panen ini menjadi bagian dari usaha KUMA Tawaang untuk menguatkan ekonomi masyarakat adat demi kehidupan yang sejahtera dan bahagia. Melalui usaha yang dikelola bersama di kampung, kebutuhan warga dapat dipenuhi sekaligus menjaga keberlanjutan kegiatan peternakan dan perikanan kelompok.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar